Gizi Seimbang yang menjadi akar kata dari Kampung Zimba adalah kawasan wahana edukasi tentang pengetahuan, pemahaman dan praktek baik terkait komposisi makanan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman)

Dalam rangka menuju percepatan penganekaragaman pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementrian Pertanian telah menerbitkan buku berjudul Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Potensi Wilayah(2009). Buku ini menjadi acuan dalam mensosialisasikan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan untuk masyarakat Indonesia. Buku ini berisi variasi menu makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman dan menawarkan umbi-umbian sebagai panganan alternatif sumber karbohidrat pengganti beras.

Menu makanan yang ditawarkan berbasis pada potensi pertanian dan peternakan setempat dan budaya lokal, serta disesuaikan dengan pendapatan penduduk baik kalangan bawah, menengah dan atas. 2 Peranan ibu rumah tangga dalam menentukan pemilihan menu keluarga sehari – hari sangatlah besar pengaruhnya terhadap kualitas konsumsi pangan keluarga. Oleh karena itu , pengetahuan akan pentingnya konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) perlu diberikan sampai ke tingkat terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga, terutama ibu yang berperan sebagai penyedia menu keluarga.

Pemenuhan gizi tanpa dibarengi dengan pengetahuan yang baik, maka ibu cenderung akan membeli makanan secara sembarangan dan mengkonsumsi makanan yang gizinya tidak seimbang. Ketidakseimbangan yang dimaksud misalnya mengonsumsi lemak yang tinggi, gula yang tinggi, garam yang tinggi, dan kurangnya mengkonsumsi makanan yang berserat seperti buah dan sayur. Pemenuhan gizi sebagai bagian dari cara untuk meraih gaya hidup sehat. Oleh karena itu, edukasi atau pemahaman menjadi hal yang sangat penting terutama bagi ibu. Karena ibu bertanggung jawab dirumah, bertanggung jawab terhadap apa yang dimakan oleh keluarganya.

Gaya hidup adalah naluri alamiah yang merupakan atribut atau sifat-sifat yang berada pada sifat manusia tentang bagaimana cara berfikir, bagaimana cara seseorang menghabiskan waktu luangnya dan mempengaruhi prilaku seseorang dan akhirnya menentukan pilihan konsumsi seseorang (Kasali,2005). Gaya Hidup juga merupakan pola hidup seseorang didunia yang diekspresikan dalam suatu pilihan sederhana yang sangat tepat untuk dijalankan, yaitu hidup dengan pola makan, pikiran, kebiasaan dan lingkungan yang sehat.

Gaya hidup sehat yaitu hidup dengan gaya yang lebih fokus kepada kesehatan, baik itu melalui pola 3 makan, prilaku, makanan, bahkan gaya hidup sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan menuju hidup sehat baik jasmani maupun rohani. Pola makan adalah suatu bagian dari gaya hidup sehat. Pola makan merupakan cara seseorang atau sekelompok orang yang memilih dan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan zat gizi lainnya.

Sumber: artikel